http://duniasport88.net/wp-content/uploads/2019/02/Jorginho-tak-berdaya.jpg

Inggris Beda dengan Italia, Jorginho Terlalu Lambat

agen bola terpecaya – Jorginho dinilai terlalu lambat untuk menjalankan peran sentral di lapangan tengah Chelsea. Italia tak sama dengan Inggris, dia harus bergerak dan berpikir lebih cepat.

Jorginho dibeli Chelsea dari Napoli demi memenuhi kebutuhan Maurizio Sarri mengembangkan skema permainannya di Stamford Bridge. Gelandang asal Brasil itu menjadi jangkar permainan The Blues, di mana aliran bola banyak berpusat padanya.

Namun, dua kekalahan telak yang diderita Chelsea dalam dua pekan terakhir memunculkan banyak pertanyaan soal kemampuan Jorginho. Saat aliran bola menuju berhasil dibatasi, Chelsea kalah 0-4 dari Bournemouth. Pun begitu saat digilas Manchester City 6-0.

“Saya tidak punya masalah dengan Jorginho. Bagi saya dia adalah pemain bagus. Tapi ini Premier League, bukan Serie A. Anda tak bisa bermain di Italia dengan cara yang sama di Inggris,” ujar mantan gelandang Chelsea dan Timnas Prancis, Emmanuel Petit.

“Di Italia Anda punya waktu untuk bermain, mengatur bola, dan itu dilakukan dengan indah, tak diragukan lagi. Tapi, di Premier League ketika Anda bermain sebagai gelandang jangkar, waktu untuk berpikir hanya dua sampai tiga detik,” tambah dia dikutip dari agen bola terpecaya.

Petit menganggap pemain timnas italia yg bedarah brazil tersebut mampu tampil lebih taktis, cepat, dan mulai mengandalkan fisiknya. Gelandang bertahan Manchester City, Fernandinho dijadikan contoh sebagai gelandang jangkar yang ideal.

“Anda harus bisa melihat keadaan bahkan sebelum menerima bola. Anda harus mampu bermain cepat. Di Manchester City pun Fernandinho tak punya banyak waktu untuk mengontrol bola,” katanya.

“Dia tahu harus punya kecepatan dalam permainannya. Secara fisik Anda harus merespons tuntutan permainan Premier League.”

“Saya masih belum yakin dengan pemain berpaspor italia itu terkait dua hal di atas. Saya pikir ia punya kualitas teknik yang menarik, visi yang hebat, tapi dia harus bisa meningkatkan kecepatannya,” tutur Petit

Sejak bergabung musim panas lalu, Jorginho adalah nyawa permainan dan aliran bola Chelsea. Menurut Whoscored, Jorginho membuat rataan 92,9 operan per laga dengan persentase sukses mencapai 90 persen ke atas. Bournemouth sadar akan hal itu dan mencoba membuat Jorginho tak nyaman di lapangan tengah

ADD YOUR COMMENT